“CATUR KARSA SAPTA DHARMA INSINYUR INDONESIA”
PERTAMA, PRINSIP-PRINSIP DASAR
1. Mengutamakan keluhuran budi.
2. Menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk kepentingan kesejahteraan umat manusia.
3. Bekerja secara sungguh-sungguh untuk kepentingan masyarakat, sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
4. Meningkatkan kompetensi dan martabat berdasarkan keahlian profesional keinsinyuran.
KEDUA, TUJUH TUNTUNAN SIKAP
1. Insinyur Indonesia senantiasa mengutamakan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan Masyarakat.
2. Insinyur Indonesia senantiasa bekerja sesuai dengan kempetensinya.
3. Insinyur Indinesia hanya menyatakan pendapat yang dapat dipertanggung jawabkan.
4. Insinyur Indonesia senantiasa menghindari terjadinya pertentangan kepentingan dalam tanggung jawab tugasnya.
5. Insinyur Indonesia senantiasa membangun reputasi profesi berdasarkan kemampuan masing-masing.
6. Insinyur Indonesia senantiasa memegang teguh kehormatan, integritas dan martabat profesi.
7. Insinyur Indonesia senantiasa mengembangkan kemampuan profesionalnya.
Sumber : http://pii.or.id
dari kutipan diatas kita dapat mengambil kesimpulan untuk dijadikan acuan etika kita sebagai seorang sarjana teknik atau insinyur, kita dapat lihat bahwa para insinyur bekerja dengan sepenuh hati dan mengutamakan keselamatan serta keluhuran budi pekerti. insinyur juga harus dapat menjaga kehormatan, integritas dan martabat profesi.
dalam lingkungan sosial, insinyur juga harus memperhatikan dan mengutamakan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat untuk mengerjakan prefesi sesuai dengan keahliannya. semoga artikel ini dapat membukakan inspirasi bagi kita untuk selalau berpegang teguh pada "CATUR KARSA SAPTA DHARMA INSINYUR INDONESIA".
Rabu, 19 Mei 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar